Penulis: Fidelis | Editor: Felis
KABARLEBONG.COM – Bupati Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Azhari, bersama Wakil Bupati Bambang ASB dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 041/Garuda Emas, Brigjen TNI Jatmika Aryanto, Kamis (26/02/2026).
Kunjungan tersebut diawali dengan rapat internal bersama jajaran Forkopimda yang dihadiri Dandim 0409/Rejang Lebong, Kapolres Lebong, Kepala Kejari Lebong, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) hingga persoalan lahan lapangan atau tanah ulayat yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di Desa Garut dan Desa Tabeak Kauk.
Bupati Lebong Azhari, menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan setiap persoalan yang muncul di masyarakat diselesaikan melalui pendekatan dialog dan kepastian hukum.
“Kami ingin memastikan setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat disikapi secara bijak dan berdasarkan data yang jelas. Pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan sebelum semua aspek, baik administrasi pertanahan, kondisi sosial masyarakat, maupun aturan hukum yang berlaku benar-benar dipahami bersama,” ujar Azhari.
Ia menjelaskan bahwa rapat internal tersebut juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi antarinstansi, sehingga setiap langkah yang diambil nantinya dapat berjalan terkoordinasi.
“Pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen menjaga stabilitas daerah. Karena itu, setiap dinamika yang terjadi harus kita kelola dengan komunikasi yang baik, verifikasi data yang akurat, dan koordinasi lintas sektor agar tidak berkembang menjadi konflik sosial di masyarakat,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas berbagai aspek teknis, mulai dari administrasi pertanahan, dinamika sosial yang berkembang di desa, hingga langkah-langkah pencegahan agar perbedaan pandangan di masyarakat tidak berujung pada konflik.
Informasi teknis terkait status lahan juga menjadi bahan pertimbangan penting dalam diskusi tersebut, dengan penekanan pada pentingnya kepastian hukum dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Setelah rapat internal, kegiatan dilanjutkan dengan dialog bersama tokoh masyarakat serta berbagai stakeholder terkait.
Forum tersebut menjadi ruang musyawarah untuk mendengarkan aspirasi secara langsung sekaligus mencari titik temu yang adil bagi semua pihak.
Azhari menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebong berkomitmen mengedepankan pendekatan persuasif dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang berkembang.
“Kami tidak ingin ada kebijakan yang terkesan sepihak. Setiap keputusan yang diambil harus melalui proses verifikasi yang matang serta koordinasi dengan berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat. Tujuannya agar solusi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan rasa keadilan dan mampu menjaga keharmonisan antar warga,” tuturnya.
Menurutnya, kunjungan kerja Danrem 041/Garuda Emas juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur Forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran Danrem 041/Garuda Emas di Kabupaten Lebong. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Azhari.







